Jumat, 11 Mei 2012

7 nomor tujuh manchester united


  • GEORGE BEST
  • (karir di MU: 1963-1974), Irlandia Utara, posisi FW/W, 470 penampilan, 179 gol.
Best yang lahir pada tanggal 22 Mei 1946 adalah seorang pemain sayap super yang mampu mengkombinasikan kecepatan, akselerasi, keseimbangan, kemampuan mencetak gol, kegesitan melewati hadangan lawan serta secara natural mampu menggocek bola sama baik dengan kedua kakinya. Masa kejayaan Best berlangsung di tahun 1968 ketika ia meraih gelar Pemain Terbaik Eropa dan merebut Piala Champion bersama MU. Selama karirnya yang cemerlang Best berhasil merebut simpati penggemar Setan Merah.
Begitu hebatnya Best sehingga IFFHS (International Federation of Football History & Statistics) memilihnya di urutan 11 jajaran Pemain Terbaik Eropa Abad Ini dan peringkat 16 dalam pemilihan Pemain Terbaik Dunia Abad ini pada tahun 1999. Pele menyebutnya sebagai salah satu dari 125 Pemain Terbaik Dunia di peringkat 19 di belakang legenda Jerman Gerd Muller.
Sebelum era Beckham, George Best-lah yang menjadi ‘seleb’ atau pesohor bola Theatre of Dreams. Sayang gaya hidupnya yang senang berpesta membuatnya kecanduan alkohol yang pada akhirnya mengakibatkan kejatuhan karir dan kematiannya, Best meninggal di usia 59 tahun pada bulan November 2005. Begitu parahnya kecanduan ini hingga pada suatu ketika Best mencuri dompet seorang wanita tidak dikenal ketika dia bermain di Amerika hanya untuk membeli minuman keras. Namun sumbangannya bagi dunia sepakbola membuat nama Best tetap dikenang sebagai salah satu pemain terbaik dunia.
Nama Best diabadikan sebagai nama bandara di Belfast City yang kini bernama George Best Belfast City Airport. Di Irlandia Utara, ungkapan apresiasi ini menjadi legenda: “Maradona good; Pelé better; George Best.”
  • WILLIE MORGAN
    (1968-1975), Skotlandia, W, 296, 34
Willie adalah panggilan kesayangan William Morgan yang lahir 2 Oktober 1944 di Sauchie, Clackmannanshire. Pemain bola asal Skotlandia ini bertipe sayap dan memulai karirnya di Burnley. Ia memperoleh tempat tetap di tim utama Burnley untuk menggantikan John Connelly yang hijrah ke Manchester United. Hebatnya, pada pertandingan Boxing Day melawan MU, Morgan mencetak dua gol pertamanya untuk membantu Burnley menghajar MU 6-1 di Turf Moor.
Musim panas 1968, Morgan didatangkan oleh Sir Matt Busby ke Man Utd untuk sekali lagi mengisi pos yang ditinggalkan oleh John Connelly. Morgan mencetak 34 gol selama karirnya untuk Setan Merah walaupun gagal menembus final Piala Champion setelah ditundukkan AC Milan. Tahun 1970 dan 1971, Morgan dianugerahi Supporters Player of the Year dua tahun berturut-turut. Pada tahun 1972, setelah bermain melawan Brazil mewakili negaranya, Morgan mendapat julukan ‘Pemain Sayap Kanan Terbaik di Dunia’ dan membawa Skotlandia ke putaran final Piala Dunia. Pada putaran 1973 – 1975, Morgan menjadi kapten Manchester United sebelum akhirnya pulang kembali ke Burnley untuk digantikan oleh Steve Coppell.
  • STEVE COPPELL
    (1975-1983), Inggris, RM, 396, 70
Berakhirnya era Busby Babes pada tahun 70-an membuat prestasi Manchester United naik turun, begitu parahnya sehingga pada tahun 1975 Man Utd harus mulai berjuang dari divisi dua. Manajer Tommy Docherty memiliki solusinya, seorang pemain sayap kanan belia berusia 19 tahun yang pada saat itu masih kuliah di Liverpool University dan bermain untuk Tranmere Rovers. Docherty berebut dengan tim lain untuk mengontrak Steve Coppell yang memiliki teknik dan sikap menawan. Ketika tim lain mundur saat mereka menyadari fisik Coppell ‘terlalu kecil’, Docherty tidak ambil pusing. Sepuluh penampilan dan satu gol dari Coppell sedikit banyak membantu tim muda Docherty kembali ke divisi utama dalam waktu setahun.
Stephen James ‘Steve’ Coppell dilahirkan pada tanggal 9 Juli 1955 di Croxteth dan walaupun selalu terpesona oleh Liverpool, ia tidak memiliki masalah untuk bermain bagi tim rivalnya, Man Utd. Pada tahun 1976, setahun setelah naik ke divisi utama – Man Utd berhasil menembus final Piala FA sebelum akhirnya ditundukkan Southampton di final. Tahun berikutnya, Man Utd kembali ke final Piala FA untuk berhadapan dengan Liverpool yang sedang on fire dan mengejar gelar treble. Coppell dan kawan-kawan melupakan kenangan buruk tahun sebelumnya dan menundukkan Liverpool 2-1.
Delapan musim bermain di Old Trafford, Coppell bermain di bawah arahan tiga manajer: Docherty, Sexton dan Atkinson. Mereka selalu memberi tempat di tim utama bagi Coppell yang dari 395 penampilannya mencetak 70 gol. Hebatnya lagi, Coppell masih memegang rekor bermain sebagai starter untuk Setan Merah dalam 206 pertandingan berturut-turut di semua kompetisi.
Sayang karir pemain cemerlang ini terhenti di usia muda, pada pertandingan kualifikasi Piala Dunia antara Inggris dan Hungaria di Wembley, Coppell mengalami cidera serius dan walaupun telah melalui beberapa operasi penting, kesehatannya tidak pernah pulih. Coppell memutuskan untuk gantung sepatu pada bulan Oktober 1983 pada usia 28 tahun.
  • BRYAN ROBSON
    (1981-1994), Inggris, CM, 461, 99
Bryan Robson yang lahir pada tanggal 11 Januari 1957 di Chester-le-Street, County Durham adalah pemegang ban kapten Manchester United terlama sepanjang sejarah. Sebelum bermain untuk Setan Merah, Robson meniti karir di West Bromwich Albion. Selain menjadi kapten MU, Robson juga menjadi kapten tim nasional Inggris untuk 65 pertandingan dari keseluruhan 90 penampilan.
Pemain yang sering dijuluki ‘Robbo’ atau ‘Captain Marvel’ ini dikontrak oleh Man Utd pada Oktober 1981 dan menjadi pemain termahal di liga Inggris saat itu. Rekor ini tidak akan terpecahkan hingga tahun 1987 ketika Liverpool membeli Peter Beardsley. Sebulan setelah dikontrak, Robson mencetak gol pertamanya bagi MU yang kelak berakhir 13 musim kemudian dengan hampir 500 penampilan dan mencetak 99 gol.
Robson menjadi kapten United pertama yang berhasil mengangkat trofi Piala FA untuk tiga musim (walaupun tidak berturut-turut) dan mengalami masa keemasan ketika United berhasil menundukkan Barcelona 2-1 di final Piala Winners 1991. Ini seperti membalas kegagalan Robson yang walaupun menyumbangkan dua gol di Old Trafford untuk mengalahkan Barcelona 3-0 setelah sebelumnya tunduk 2-0 di Nou Camp pada perempatfinal Piala Winner pada tahun 1984 namun akhirnya menderita cidera yang membuatnya tidak tampil maksimal saat Man Utd ditundukkan Juventus di semifinal ajang yang sama.
Robson mengakhiri karir panjangnya di Man Utd untuk mengejar karir sebagai pemain-pelatih bagi Middlesbrough. Selanjutnya, Robson juga melatih Bradford City, West Bromwich Albion, Sheffield United dan tim nasional Thailand.
Pada saat hijrah dari WBA dan ditanyakan apa alasannya bergabung dengan Manchester United, Robson menjawab dengan yakin. “Motivasi utamaku bukanlah uang. Aku hanya ingin menjadi pemenang.”
  • ERIC CANTONA
    (1992-1997), Perancis, FW, 185, 82
Dialah sang raja. Eric ‘The King’ Cantona mengawali karirnya di Manchester United pada pertandingan persahabatan melawan Benfica di Lisbon untuk memperingati ulang tahun ke 50 pemain legendaris Portugal, Eusébio. Pertandingan ofisial pertamanya adalah ketika Cantona masuk menjadi pemain pengganti pada saat derby dengan Manchester City di Old Trafford pada tanggal 12 Desember 1992.
Sebelum mendapatkan Cantona, MU mengalami musim yang menyesakkan, musim sebelumnya mereka hanya bisa menahan nafas melihat Leeds United meraih gelar dengan Cantona sebagai aktor utama Leeds. Musim ini mereka berada di belakang Aston Villa dan Blackburn Rovers yang saling berkejaran untuk meraih gelar liga, begitu juga tantangan maut dari kuda hitam Norwich City dan QPR. Masalah utamanya? Setan Merah tidak mampu mencetak gol. Brian McClair dan Mark Hughes kehilangan sentuhan, Dion Dublin cedera panjang dan Alex Ferguson pusing tujuh keliling.
Masuklah Cantona.
Dia mencetak gol, mengirim assist dan memberikan nuansa juara bagi Man Utd. Tepat seminggu setelah debut melawan The Citizens, Cantona mencetak gol pertama pada pertandingan yang berakhir imbang 1-1 saat berhadapan dengan Chelsea, tepat seminggu kemudian pada Boxing Day, Cantona membantu MU bangkit dari kekalahan 3-0 di babak pertama untuk memaksa imbang Sheffield Wednesday 3-3 dan mencetak gol keduanya. Namun justru dua minggu kemudian, 9 Januari 1993 saat berhadapan dengan Tottenham Hotspurs-lah Cantona menunjukkan kelasnya dengan mencetak satu gol dan membantu terciptanya 3 gol lain untuk hasil akhir 4-1 bagi MU. Musim itu berakhir dengan gelar juara Premier League dengan jarak 10 point dari peringkat kedua, gelar ini adalah gelar juara liga pertama bagi MU di ranah Inggris sejak tahun 1967.
Cantona menjadi pemain pertama – dan sampai saat ini satu-satunya – pemain yang pernah bermain untuk dua klub berbeda yang memenangkan Premier League dua tahun berturut-turut. Musim berikutnya, setelah berhasil mempertahankan gelar juara liga, Cantona mencetak dua gol penalti untuk memenangkan Piala FA dengan total angka 4-0 atas Chelsea. Cantona terpilih sebagai PFA Player of the Year musim itu.
Di musim ketiga, Cantona dan Man Utd sepertinya masih melanjutkan tradisi juara dengan permainan yang konsisten dan hasil yang bagus. Sayang semuanya berakhir berantakan dan MU harus menyerahkan tahta ke Blackburn Rovers. Semuanya bermula pada kejadian yang berlangsung pada tanggal 25 January 1995, Cantona yang sedang melangkah ke kamar ganti terprovokasi oleh Matthew Simmons, seorang hooligans Crystal Palace. Cantona yang tidak terima dengan ejekan Simmons melakukan tendangan kungfu diikuti oleh pukulan beruntun. Kasus yang menjadi berita utama di media Inggris dan dunia ini membuat Cantona menerima denda dan hukuman tidak boleh bermain selama setahun dalam pertandingan bola manapun di tanah Inggris dan Wales. Dalam sebuah konferensi pers dan di tengah serangan pertanyaan wartawan, Cantona mengeluarkan pernyataannya yang paling terkenal dengan tenang, “Ketika camar mengikuti kapal pukat, itu karena mereka pikir sarden akan dilemparkan ke dalam laut. Terima kasih banyak.” Usai pernyataan itu, Cantona bangkit dari kursi dan melenggang pergi dengan santai dari hadapan pers.
Cantona yang meledak-ledak sering mengundang kontroversi, pada musim pertamanya dengan MU, Cantona memukul seorang fan Leeds yang meledeknya dan harus membayar denda. Di musim kedua, usai diusir keluar lapangan pada Piala Champions saat berhadapan dengan Galatasaray, Cantona beradu mulut dengan seorang wasit dan harus absen dalam lima pertandingan karena mendapat kartu merah pada dua pertandingan berturut-turut.
Setelah masa hukumannya selesai, Cantona tampil impresif pada debut melawan Liverpool. Ia mengirim assist untuk Nicky Butt dan mencetak satu gol penalti. Medio Januari, gol Cantona ke gawang West Ham United mengawali 10 kemenangan beruntun di liga untuk mengejar defisit 10 poin dari Newcastle United. Gol tunggal Cantona kembali terjadi pada beberapa pertandingan berikutnya, sekaligus ketika Cantona menciptakan gol untuk menyamakan kedudukan dengan QPR pada tanggal 9 Maret yang pada akhirnya membawa Man Utd merebut tahta dari Newcastle United. Mereka tidak tergoyahkan hingga akhir musim dan memenangkan gelar ketiga liga dalam empat musim terakhir. Tidak cukup itu saja, Cantona mencetak satu-satunya gol yang memberikan gelar Piala FA bagi MU saat berhadapan dengan Liverpool dengan sebuah gol indah yang mungkin gol terbaik Cantona sepanjang masa. Cantona kembali dari masa-masa gelap dalam hidupnya untuk membawa Man Utd menjadi tim pertama yang dua kali memenangkan gelar ganda.
Kepergian Steve Bruce di musim berikutnya menahbiskan Cantona sebagai kapten United, sekaligus sang raja di Old Trafford. Dengan barisan pemain muda seperti Ryan Giggs, David Beckham, Paul Scholes, Nicky Butt dan Gary Neville dalam bimbingannya, Man Utd mempertahankan gelar di musim berikutnya. Sayangnya, secara mengagetkan Cantona memutuskan bahwa ini adalah musim terakhirnya bermain sepakbola profesional dan ia menggantungkan sepatu di usia 30 tahun.
Eric Cantona bersumpah kalau ada satu-satunya alasan dia kembali ke dunia sepakbola Inggris, itu hanyalah untuk dan hanya untuk menjadi orang nomor satu di Manchester United.
DAVID BECKHAM
(1992-2003), Inggris, RM, 294, 85
Di masa surutnya ‘pemerintahan’ King Eric, karir seorang pemain muda berbakat justru dimulai. Namanya Beckham, David Beckham, mungkin selebritis bola terbesar sepanjang jaman. Dibesarkan sebagai bagian dari Fergie’s Fledgling seperti halnya Ryan Giggs, duo Gary dan Phil Neville, Nicky Butt dan Paul Scholes serta pemain baru lain seperti Solksjaer dan Roy Keane, Beckham hanya tinggal menunggu waktu saja sebelum ia masuk ke tim utama. Di awal debutnya di Setan Merah, Beckham justru mengenakan nomor punggung keramat dunia sepakbola, nomer 10 yang ditinggalkan oleh Mark Hughes. Pada pertandingan perdana melawan Galatasaray pada tahun 1994, Beckham mencetak gol untuk membantu MU memenangkan pertandingan 4-0.
Musim berikutnya Becks – panggilan Beckham, dipinjamkan ke Preston North End untuk mencari pengalaman di luar Man Utd. Hal yang paling mengesankan? Becks mampu mencetak gol langsung dari sebuah tendangan penjuru. Musim berikutnya Becks kembali ke squad Setan Merah.
Nama pemuda tampan kelahiran 2 Mei 1975 di Leytonstone, London ini menjadi buah bibir ketika di tahun 1996, ia mencetak gol ajaib saat Man Utd berhadapan dengan Wimbledon. Kenapa gol itu begitu spesial? Karena Becks mencetak gol dari tengah lapangan, kemampuannya jelas bukan main-main. Pada saat itulah mata publik mulai memperhatikan pemuda yang sensasional ini. Pada musim itu, Becks dianugerahi PFA Young Player of the Year.
Begitu hebatnya kemampuan pemuda Beckham di mata Alex Ferguson, tahun berikutnya, Becks mendapatkan nomer punggung ‘kehormatan’ yaitu nomer 7 ketika pos itu ditinggalkan Eric Cantona. Sayang kepergian sang raja membuat United seperti anak ayam kehilangan induk dan Arsenal memanfaatkan kesempatan untuk meraih gelar juara.
Masa keemasan Becks datang di tahun 1999 ketika ia menjadi bagian dari sejarah dengan membawa Man Utd memenangkan tiga gelar juara, Piala FA, juara Liga Inggris dan juara Piala Champions. Ketiga gelar ini diraih dengan kemenangan fantastis yang harus direbut dengan perjuangan sepanjang musim. Musim berikutnya, Becks berhasil menjadi runner up European Footballer of the Year dan FIFA World Player of the Year di belakang Rivaldo. Hasil ini juga membantunya menjadi kapten tim nasional Inggris mulai dari tahun 2000 hingga 2006 sebelum ia mundur dari jabatan tersebut.
Hubungan renggang dengan pelatih legendaris Sir Alex Ferguson usai pernikahannya dengan Victoria Adams anggota Spice Girls membuat Becks angkat kaki dari Old Trafford dan memilih Santiago Bernabeu sebagai tujuan berikutnya. “Tidak pernah terjadi masalah sampai ia menikah. Dia biasa berlatih di akademi pada malam hari dengan tekun, dia anak muda yang fantastis. Memasuki pernikahan dengan sorotan dunia entertainment bukanlah hal yang mudah – sejak saat itu, hidupnya tidak pernah sama lagi. Begitu besarnya dia sebagai selebritis, sepakbola hanya menjadi bagian kecil kehidupannya.” ungkap Sir Alex Ferguson ketika menyoroti pernikahan Beckham.
Pada kali lain, Sir Alex juga menyatakan kekagumannya, “Beckham berlatih dengan kedisplinan untuk mendapatkan akurasi yang tidak dipedulikan pemain lain.”
  • CRISTIANO RONALDO
    (2003-2009), Portugal, RM, 292, 118
Pemuda kelahiran 5 Februari 1985 bernama lengkap Cristiano Ronaldo dos Santos Aveiro ini mungkin salah satu pemain terbaik di dunia saat ini, pemain sayap yang bisa didorong ke depan lengkap dengan akselerasi yang hebat, kaki yang lincah, tendangan dan sundulan yang akurat serta tajam.
Saat pertama kali bergabung dengan Manchester United Cristiano Ronaldo menginginkan nomor punggung 28, sama seperti yang ia gunakan di Sporting. “Ketika aku bergabung, manajer menanyakan nomor punggung mana yang aku inginkan. Aku bilang 28. Tapi Ferguson bilang tidak. ‘Kamu akan mengenakan nomor punggung 7’. Nomor punggung itu adalah legenda dan menjadi penambah motivasi.”
Ronaldo memulai debutnya bagi Setan Merah sebagai pemain pengganti dalam duel melawan Bolton Wanderers. Gol pertama Ronaldo dicetak melalui tendangan bebas ketika MU mengalahkan Portsmouth 3-0 pada tanggal 1 November 2003. Ronaldo-lah pencetak gol United ke-1000 dalam kompetisi Liga Inggris pada tanggal 29 Oktober 2005 walaupun pada saat itu MU menderita kekalahan 1-4 di tangan Middlesbrough. Di musim pertamanya, Ronaldo mencetak 10 gol di semua kompetisi dan gelar FIFPro Special Young Player of the Year pada tahun 2005 jatuh ke tangannya.
Musim berikutnya permainan Ronaldo yang mulai menyatu dengan teman satu tim membuahkan hasil, permainan MU berkembang pesat. Bulan November dan Desember 2006 Ronaldo mendapatkan penghargaan Barclays Player of the Month, pemain ketiga dalam sejarah Premier League yang meraih penghargaan ini berturut-turut setelah Robbie Fowler pada tahun 1996 dan Dennis Bergkamp di tahun 1997. Golnya ke gawang Manchester City pada tanggal 5 Mei 2007 menahbiskan gelar Premier League pertama setelah empat tahun Setan Merah tanpa gelar dan sekali lagi Ronaldo terpilih menjadi penerima penghargaan FIFPro Special Young Player of the Year. Penghargaan ini kemudian disusul dengan gelar PFA Players’ Player of the Year dan PFA Young Player of the Year sekaligus PFA Fans’ Player of the Year untuk melengkapi hattrick penghargaan yang diberikan padanya dalam satu musim.
Menyadari kemampuannya yang diatas rata-rata, Man Utd memutuskan untuk memperpanjang kontrak Ronaldo dan memberikan bayaran mingguan tertinggi sepanjang sejarah United untuknya. Di tahun yang sama Ronaldo menjadi runner up Ballon d’Or di belakang Kaká dan berada di tempat ketiga FIFA World Player of the Year di belakang Kaká dan Lionel Messi.
Di partai final Piala Champions di akhir musim 2007-2008 melawan rival satu liga, Chelsea, Ronaldo mencetak gol pembuka setelah menit ke-26 walaupun kemudian Chelsea mencetak gol balasan dan pertandingan harus diperpanjang ke adu penalti. Ronaldo gagal mencetak gol pada adu penalti dan MU seakan sudah kehilangan harapan untuk memenangkan gelar. Beruntung, keajaiban terjadi. John Terry terpeleset karena licinnya lapangan dan tembakannya melenceng. Setan Merah memenangkan Piala Champions dengan kemenangan 6-5 atas Chelsea. Musim hebat itu diakhiri Ronaldo dengan penghargaan UEFA Fans’ Man of the Match melalui penampilannya di final Piala Champions. Sepanjang musim Ronaldo mencetak 42 gol di semua kompetisi, 4 gol lebih sedikit dibandingkan rekor 46 gol dalam semusim yang diciptakan Denis Law pada musim 1963-1964.
2 Desember 2008, Ronaldo menjadi pemain Man Utd pertama yang meraih Ballon d’Or sejak George Best di tahun 1968 dan mengungguli rival terhebatnya, Lionel Messi. Dia juga menjadi pemain Premier League pertama yang mendapatkan gelar FIFA World Player of the Year, juga pemain Portugal pertama sejak Luis Figo di tahun 2001.
Memperoleh segalanya di Manchester United membuat Ronaldo jenuh, konon dia ingin tantangan baru dan menyampaikan niatnya untuk hijrah ke Real Madrid, tim yang telah mengejarnya sejak dua tahun belakangan. Setelah musim sebelumnya berusaha keras menahan kepergian Ronaldo, Ferguson akhirnya mengijinkan anak emasnya itu pindah dan kucuran dana hebat Real Madrid menjadikan Cristiano Ronaldo sebagai pemain termahal dunia.
  • BONUS: MICHAEL OWEN
Michael James Owen lahir 14 Desember 1979 di Chester, Inggris. Mengikuti jejak ayahnya bermain bola, Owen mengawali karir di Liverpool pada tahun 1996 dan masuk ke tim utama sejak Mei 1997. Di musim pertamanya, Owen memuncaki tangga top skor, prestasi ini diulanginya di musim berikut. Masa keemasannya hadir pada tahun 2001 ketika Liverpool memenangkan Piala UEFA, Piala FA dan Piala Liga. Hasil ini menghadirkan penghargaan Ballon d’Or bagi Owen. Selama karirnya di Liverpool, Owen mencetak 118 gol dalam 216 penampilan.
Di tingkat nasional, Owen dipanggil masuk ke timnas di tahun 2008 untuk menjadi pemain Inggris termuda di Piala Dunia. Di sana, ia juga menjadi pencetak gol termuda. Penampilannya di Piala Dunia 1998 menjadi sorotan dan pujian pengamat, ia mencetak gol lagi bagi timnas Inggris di Euro 2000, Piala Dunia 2002 dan Euro 2004. Owen adalah satu-satunya pemain yang telah mencetak gol di empat turnamen besar bagi Inggris.
Tahun 2004 Owen pindah ke Real Madrid namun gagal menempati starting lineup, walaupun begitu Owen berhasil mencetak 13 gol. Musim berikutnya Owen pulang ke Liga Inggris untuk bergabung dengan Newcastle United, karirnya seakan membaik di awal musim, sayang cidera memaksanya absen hingga 18 bulan. Ketika kembali ke lapangan hijau, dia menjadi kapten The Magpies dan menjadi pencetak gol terbanyak bagi Newcastle sepanjang musim. Sayang prestasi The Magpies hancur lebur. Di akhir kontraknya, Newcastle terdegradasi ke divisi 1 dan Owen pun angkat kaki ke Theatre of Dreams dengan status bebas kontrak.
Kepergian sang mahabintang Cristiano Ronaldo membuat kostum bernomor punggung 7 tanpa nama. Sir Alex Ferguson memberikan kostum legendaris itu pada Owen. Ia mencetak gol perdana bagi MU pada pertandingan persahabatan melawan Malaysian XI sebagai pemain pengganti. Gol resmi pertamanya hadir ketika MU mengalahkan Wigan Athletic 5-0 dan hattrick pertamanya sejak 2005 hadir ketika MU mencukur Wolfsburg 3-1 di ajang Piala Champions.

sejarah adidas predator


Para penggila sepak bola tentu sudah tahu sepatu apa yang sangat nyaman dipakai untuk bermain bola. Tentu saja, jawaban paling tepat adalah Adidas. Produsen peralatan olahraga asal Jerman ini memang sejak lama sangat serius mengembangkan sepatu sepak bola berteknologi tinggi. Tak henti-hentinya mereka menelurkan sejumlah seri sepatu yang nyaman dipakai, sekaligus mendukung prestasi pemain. Salah satu yang menjadi fenomena adalah Adidas Predator.
Sepatu tipe ini mulai diperkenalkan pada 1994 lalu, menjelang berlangsungnya putaran Final Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat. Adidas kemudian memperbaharui tipe sepatunya setiap kali menjelang turnamen besar, seperti Piala Eropa dan Piala Dunia berikutnya. Alhasil, Adidas Predator hadir dengan beberapa varian, mulai dari tipe Rapier, Touch, Accelerator, Mania sampai Abdolute yang lahir menjelang Piala Dunia 2006 di Jerman.
Pada 2009 lalu, atau setahun menjelang putaran Final Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Adidas mengeluarkan tipe terbaru, yaitu Predator X. Inilah sepatu sepakbola pertama keluaran Adidas yang tanpa lidah. Biasanya, lidah yang panjang menjadi salah satu ciri khas sepatu sepakbola, termasuk Predator. Pada tipe sebelumnya, bahkan ilustrasi David Beckham sedang melakukan tendangan bebas, melekat di lidah sepatu Predator Absolute.
Kokoh dan Modern
Dibanding sepatu keluaran produsen lain dan sepatu sepakbola produksi Adidas sebelumnya, Predator sesuai dengan namanya, tampak lebih kokoh. Kekokohannya terlihat dari garis-garis khas Adidas di sisi kanan kiri sepatu. Bagian depan yang biasa digunakan untuk menghantam bola, diperkuat dengan jahitan yang lebih mantap. Garis-garis memanjang dan tiga lengkungan di atasnya, membuat pemain makin yakin akan mampu menendang bola dengan akurat. Desain ini juga akan mampu mengurangi tekanan bola terhadap kaki, sehingga akan mengurangi risiko cedera.
Selain kokoh, tampilan Predator juga mewakili perkembangan modern. Warnanya cenderung metalik, mulai dari merah marun, biru muda, sampai warna emas, semuanya dipoles metalik. Sekilas, penampilan Predator mungkin akan membuat lawan terpesona. Apalagi, jika yang menggunakan pemain sekelas Zinedine Zidane, Petr Cech, atau David Beckham.
Dari Zidane Sampai Beckham
Seri sepatu Predator memang menjadi pilihan para bintang sepak bola dunia. Sejak diluncurkan pada 1994 lalu, sederet bintang Eropa menggunakannya. Mulai dari Zinedine Zidane, Patrick Viera, Alessandro Del Piero sampai Raul Gonzales. Makin hari, kian banyak saja pemain berkelas yang menggunakan sepatu ini.
Pada 2006 lalu, Adidas bahkan secara khusus menciptakan sepatu untuk David Beckham, mega bintang Manchester United dan Real Madrid. Penggunaan sepatu Predator oleh Beckham makin membuat nilai jual sepatu ini meningkat.
Sampai saat ini, Frank Lampard, Steven Gerard, Xavi, Robin Van Persie, Michael Ballack, dan sejumlah nama tenar lainnya, masih menggunakan Adidas Predator. Lihatlah bagaimana hebatnya mereka mengolah bola, memainkan dan menceploskan ke gawang lawan. Salah satunya berkat sepatu yang mereka kenakan. Pada 2011 nanti, Adidas sudah menyiapkan sebuah varian baru dari Predator yaitu AdiSonic. Entah apalagi yang akan dilakukan Adidas untuk menambah paten produknya ini.

wasit europa league 2012


Terjawab sudah siapa wasit yang akan memimpin partai final Europa League musim ini. DialahWolfgang Stark, wasit asal Jerman berusai 42 tahun.
Wasit yang lahir pada 20 November 1969 di Landshut ini memang bukan orang baru dalam urusan memimpin pertandingan. Sejak 1999 Stark sudah menjadi pengadil lapangan tingkat internasional. 89 partai yang berada di bawah payung UEFA sudah digelutinya.
Namun, bukan berarti Stark tidak memiliki kontroversi. Salah satu kasus yang sering disinggung publik dunia adalah partai semifinal Piala Dunia U-20 pada tahun 2007. Ketika itu Stark total memberi 9 kartu kuning untuk para pemain muda Chili. Plus, dua kartu merah untuk Gary Medel (langsung) dan Dagoberto Currimilla (dua kartu kuning).
Aksi eksentriknya yang menghamburkan kartu kuning ini sempat membuat Stark harus dikawal oleh polisi untuk meninggalkan lapangan. Sementara, para pemain Chili junior yang mengamuk, harus bentrok dengan pihak keamanan dan ditahan berjam-jam di stadion.
Wolfgang Stark 2
Bagi fans Real Madrid dan Barcelona sendiri, Wolfgang Stark juga merupakan sosok spesial. Ia memimpin leg pertama semifinal Liga Champions musim lalu. Kala itu, Stark memberi kartu merah kepada Pepe yang melanggar Dani Alves. Madridistas beranggapan kartu merah yang disodorkan Stark terlalu berlebihan karena kaki Pepe tidak menyentuh kaki Dani Alves.
Jose Mourinho sendiri menyebut partai ini sebagai Skandal Bernabeu karena seolah ada konspirasi untuk menjatuhkan tim yang diasuhnya di Liga Champions. Padahal, aksi Pepe memang terkategorikan sebagai tindakan berbahaya yang bisa menyebabkan cedera fatal.
Terlepas dari kontroversi di atas, wasit yang memimpin tiga laga Piala Dunia 2010 ini tak diragukan lagi pengalamannya. Musim ini Stark sudah menangani dua partai Europa League. Yaitu, babak 32 besar antara Manchester City vs Porto (4-0) dan perempat final antara Sporting Lisbon vs Metalist Kharkiv (2-1).
Wolfgang Stark 3
Dalam partai final yang akan diselenggarakan di Arena Nationala, Stark akan ditemani oleh dua hakim garis, Jan-Hendrik Salver dan Mike Pickel; keduanya dari Jerman. Sementara, ofisial keempat adalah Stéphane Lannoy dari Perancis. Warna Jerman semakin kental sebagai pengadil lapangan karena dua asisten wasit tambahan, Florian Meyer dan Deniz Aytekin, plus wasit cadangan, Mark Borsch, berasal dari negara peserta Euro 2012 ini.

Sabtu, 28 April 2012


Teknologi Terbaru 2012 : Meja Masa Depan

Teknologi Terbaru 2012 : Meja Masa Depan | Update Informasi Teknologi Terbaru, Gadget Terbaru, Berita Teknologi Terbaru - Sobat mungkin sudah sering melihat video maupun film yang menampilkan kecanggihan teknologi terbaru untuk masa depan.Tapi apa jadinya jika hal tersebut menjadi nyata dan bisa sobat miliki? Saat ini mungkin fungsi meja bagi sobat hanya sebagai peralatan rumah tangga untuk meletakkan peralatan tulis menulis atau sekedar pengisi interior ruangan. Pada awal tahun 2011, beredar kabar munculnya teknologi tv hologram. Tapi baru-baru ini, dipenghujung tahun 2011, Microsoftmembuat sebuah terobosan dengan teknologi yang diberi nama Microsoft Surface, dimana sebuah kombinasi antara meja, komputer, kamera, sertatouch sensivity berukuran sebesar yang memungkinkan pengguna untuk berinteraksi untuk berbagai aktivitas.

Pada meja besar yang menggunakan LCD touch screen 40 inci, Microsoft menempatkan sebuahsmartphone pada layar, seketika Microsoft Surface akan mengenali perangkat tersebut dan menampilkaninformasi mengenai perangkat serta memungkinkan untuk memilih model yang berbeda. Kabarnya, Microsoft telah mengkonfirmasi harga terbaru untuk meja masa depan yang akan mereka rilis pada tahun 2012 nanti di pasar Amerika sebesar $8.900.

Teknologi Terbaru 2012 : Meja Masa Depan Microsoft Surface dan EXOdesk

Seperti halnya Microsoft Surface, teknologi terbaru untuk masa depan lainnya, sebuah meja interaktif, EXOdesk, memungkinkan sobat untuk melakukan semua aktivitas pada virtual space. EXOdesk sebenarnya merupakan sebuah tabletop computer yang menawarkan layar high definition 40 inci, di mana kita bisa memanipulasi virtual object dengan menyentuh dan dragging. EXOdesk akan dirilis pada tahun 2012 mendatang dengan harga $1,299.

Pada video dibawah ini bisa sobat saksikan penampakan kecanggihan teknologi terbaru untuk masa depan dengan tampilan virtual keyboardRSS feed stream, simulasi permainan piano, dan aplikasi untuk permukaan tabletop.

5 Mobil Tercanggih dan Termahal Dunia !

1. Pagani Zonda C12F




Pagani Zonda C12F, mobil ke-5 termahal di dunia
Tapi bukan hanya itu. Ini adalah mobil-mobil super, dengan teknologi mesin tercanggih di dunia, material masa depan yang lebih kuat dari baja dan super ringan, dan dengan desain yang paling spektakuler.
Material canggih yang digunakan di hampir semua mobil super ini adalah material bernama Carbon Fiber, yang juga digunakan di pesawat ruang angkasa

2. Koenigsegg CCGT.
Ini adalah supercar dari Angelholm Swedia. Versi CCXR-nya adalah mobil sport "ramah lingkungan" yang pertama, "Green Car" dengan memakai biofuel dari ethanol. Versi CCXR ini juga dipilih Forbes sebagai salahsatu mobil terindah dalam sejarah.



3. Bugatti Veyron, Mobil Termahal di Dunia.
Harganya US$ 1.700.000. Materialnya terdiri dari Carbon Fiber, Titanium, dan Alumunium. Carbon Fiber adalah bahan khusus yang ringan tapi sangat kuat. Kecepatan max-nya bisa mencapai 400 km/jam! (Tapi ada satu mobil lagi yang lebih cepat). Mobil ini bisa melesat dari 0 ke 100 km/jam, hanya dalam waktu 2,5 detik, akselerasi mesin tercepat di dunia. Mesinnya yang dahsyat menggunakan Turbocharged W16 engine.




4. Lamborghini Reventon

Didesain berdasarkan model pesawat tempur, bahkan mempunyai G-Force Meter. Ini adalah mobil termahal kedua setelah Veyron, seharga US$ 1.600.000. Dibuat sangat terbatas dan telah habis terjual bahkan sebelum diproduksi. Ini adalah Lamborghini terkuat dan termahal yang pernah dibuat. Hanya akan diproduksi sebanyak 20 buah.




5. Ferrari Enzo.
Mobil super seharga US$ 1.000.000 (lelang). Menggunakan teknologi Formula 1, badan dari Carbon Fiber, bahkan memakai teknologi yang tidak diijinkan dipakai dalam Formula 1, seperti Active Aerodynamics dan Traction Control.